Jejak Kejayaan Kesultanan Banten di Kota Serang

Jejak Kejayaan Kesultanan Banten di Kota Serang

SERANG, LELEMUKU.COM – Kesultanan Banten merupakan salah satu kerajaan Islam terbesar di Nusantara yang pernah berjaya pada abad ke-16 hingga ke-19. Pusat pemerintahan kesultanan ini terletak di wilayah yang kini menjadi Kota Serang dan Kabupaten Serang, Provinsi Banten, meninggalkan warisan sejarah yang masih dapat disaksikan hingga kini.

Kesultanan Banten didirikan oleh Maulana Hasanuddin pada tahun 1527 setelah merebut Banten Girang dari Pucuk Umun. Pada tahun 1579, Maulana Yusuf, penerus Maulana Hasanuddin, menghancurkan Pakuan Pajajaran, ibu kota Kerajaan Sunda. Palangka Sriman Sriwacana, tempat duduk penobatan raja, diboyong dari Pakuan ke Surasowan di Banten. Dengan demikian, pemerintahan di Jawa Barat dilanjutkan oleh Kesultanan Banten.

Pada awal abad ke-17, Bantam merupakan salah satu pusat perniagaan penting dalam jalur perdagangan internasional di Asia. Pelabuhan Banten sejajar dengan Malaka dan Makassar. Kota Bantam terletak di pertengahan pesisir teluk dengan panjang 850 depa. Bangunan pertahanannya terbuat dari kayu dua tingkat dan dipersenjatai dengan baik. Di tengah kota terdapat alun-alun untuk kegiatan ketentaraan, kesenian rakyat, dan pasar pagi. Istana raja terletak di selatan alun-alun, disampingnya terdapat Srimanganti untuk raja bertatap muka dengan rakyatnya. Di sebelah barat alun-alun didirikan Masjid Agung.

Sisa-sisa kejayaan Kesultanan Banten masih dapat dilihat hingga kini, seperti Masjid Agung Banten Lama, Keraton Kaibon, Keraton Surosowan, dan Benteng Speelwijk. Kawasan ini menjadi destinasi wisata religi dan sejarah yang ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Pemerintah Provinsi Banten terus melakukan pelestarian situs-situs bersejarah ini sebagai warisan budaya bangsa. (Evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya