9 Pasien Positif Covid-19, 67 ODP dan 18 PDP di Maluku per 25 April 2020

9 Pasien Positif Covid-19, 67 ODP dan 18 PDP di Maluku per 25 April 2020


9 Pasien Positif Covid-19, 67 ODP dan 18 PDP di Maluku per 25 April 2020

Posted: 25 Apr 2020 02:12 AM PDT

AMBON, LELEMUKU.COM – Pemerintah Provinsi Maluku menyampaikan perkembangan laporan penyebaran Pandemic Virus Corona atau Novel Coronavirus (Covid-19) Provinsi di 11 Kabupaten dan Kota per Sabtu (25/04/2020).

Melalui Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Maluku menyatakan jumlah pasien positif covid-19 sebanyak 20 jiwa dan 11 pasien diantaranya dinyatakan sembuh.

Kemudian jumlah Orang Dalam Pemantauan (OPD) sebanyak 67, dengan rincian Ambon 35 jiwa, Buru 19 jiwa, Seram Bagian Barat (SBB) 1 jiwa, Kepulauan Tanimbar 6 jiwa, Maluku Tengara (Malra) 1 jiwa, Tual 1 jiwa dan Kepulauan Aru 4 jiwa.

Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 18 jiwa dengan rincian Ambon 6 jiwa, SBB 1 jiwa, Maluku Tengah (Malteng) 9 jiwa dan Malra 2 jiwa. serta 9 pasien positif corona terdapat di Ambon, Malteng, Buru dan Bursel.

Tim gugus Covid-19 Maluku mengatakan dalam mencermati perkembangan dalam menghadapi pandemic tersebut dengan bersatu, saling mendukung, saling menjaga untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan selalu berupaya untuk mempertahankan masyarakat tetap sehat dengan jaga jarak ketika bertemu, jangan bersentuhan, cuci tangan pakai sabun, hindari kerumunan dan gunakan masker dikerumunan. (Laura Sobuber)

Yohanis Batseran Jelaskan Tahapan Ganti Sekda Tanimbar dari Piterson Rangkoratat ke Ruben Moriolkosu

Posted: 25 Apr 2020 01:42 AM PDT

Yohanis Batseran Jelaskan Tahapan Ganti Sekda Tanimbar dari Piterson Rangkoratat ke Ruben MoriolkosuSAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Yohanis Batseran menjelaskan prosedur tahapan pergantian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) di daerah tersebut dari Piterson Rangkoratat, SH kepada Ruben Moriolkosu oleh Bupati Petrus Fatlolon, SH., MH.

Ia mengatakan bahwa prosedur pergantian jabatan itu sudah sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku dimana setiap dua tahun posisi jabatan tersebut akan dilakukan evaluasi berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang 'Aparatur Sipil Negara' dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang 'Menejemen Pegawai Negeri Sipil'. Selain itu, batseran pun menunjukkan surat dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) tentang 'Hasil Uji KOmpetensi PPT Pratama Sekda di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanimbar'.

"Rekomendasi memilih plt itu ada di bupati sesuai dengan mekanisme, kemudian Plt Ruben Moriolkosu akan bertugas selama menunggu rekomendasi untuk penjabat. Nanti bupati usulkan tiga nama untuk rekomendasi itu diberi oleh gubernur kepada bupati. Lalu bupati yang akan keluarkan SK untuk penjabat," jelas dia kepada awak media pada Jumat (25/04/2020).

Batseran pastikan selama masa dua minggu, pihaknya akan memproses posisi penjabat sekda. Ia menyatakan pada Kamis, 23 April 2020 Bupati Fatlolon telah menandatangani surat usulan kepada gubernur dengan mengirim tiga nama calon penjabat sekda. Ia melanjutkan.

"Kepada ASN itu dilakukan promosi dan demosi itu hal yang biasa, sama halnya di TNI dan Polri. Sementara kepada Ruben Moriolkosu akan tetap laksanakan tugasnya sebagai kepala dinas dan plt sekda. Kemudian nanti tugas penjabat adalah memastikan penyelenggaraan pemerintahan bupati dan wakil bupati serta mempersiapkan seleksi sekda dan pelantikan sekda defenitif, " tutupnya. (Laura Sobuber)

Jefirstson Riwu Kore dan Hermanus Man Ajak Warga Kota Kupang Maknai HUT-134 dengan Syukur

Posted: 25 Apr 2020 01:12 AM PDT

Jefirstson Riwu Kore dan Hermanus Man Ajak Warga Kota Kupang Maknai HUT-134 dengan SyukurKUPANG, LELEMUKU.COM - Kota Kupang memperingati ulang tahunnya yang ke-134 serta hari jadi sebagai daerah otonom yang ke-24 pada Sabtu (25/04/2020). Berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya yang dirayakan secara meriah dengan berbagai rangkaian acara.

Peringatan kali ini dilaksanakan dalam suasana keprihatinan di tengah pandemi Covid 19, dilaksanakan melalui pembacaan refleksi ulang tahun oleh Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, didampingi oleh Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man serta Ketua DPRD dan para Wakil Ketua DPRD Kota Kupang yang disiarkan secara langsung melalui live streaming akun YouTube Kominfo Kota Kupang dan facebook Diskominfo Kota Kupang, bertempat di Ruang Garuda Lantai 2 Kantor Wali Kota Kupang. Tampak hadir Ketua TP PKK Kota Kupang, Ibu Hilda Riwu Kore, Manafe, Penjabat Sekda Kota Kupang, para Asisten Sekda serta beberapa pimpinan OPD.

Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R Riwu Kore, MM, MH dalam pembacaan refleksinya menyampaikan peringatan hari ini sebagai wujud penghargaan terhadap sejarah daerah. "Kita adalah produk sejarah, tanpa adanya perjuangan para pendahulu yang bersumbangsih melalui tindakan dan gagasan, maka kita tidak dapat menikmati kemajuan Kota Kupang saat ini," ungkapnya.

Ditambahkannya Pemkot Kupang saat ini terus giat mengupayakan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pro rakyat sebagai perwujudan visi dan misi Kota Kupang sebagai kota yang layak huni, cerdas, mandiri dan sejahtera dengan tata kelola bebas KKN.

Pada kesempatan yang sama Wali Kota Kupang juga memaparkan sejumlah capaian selama masa kepemimpinannya bersama dr. Hermanus Man, di antaranya berupa peningkatan infrastruktur yang ramah lingkungan dan berkelanjutan melalui peningkatan kapasitas jalan yang pada tahun 2019 lalu dikerjakan sepanjang 31.547 meter, pembangunan bronjong kali sepanjang 3.764 meter, penataan ruang terbuka hijau, pengadaan 4.500 unit bola LPJU listrik PLN, seribu titik lampu hias taman, perluasan jaringan sebanyak 1.150 titik, 5 paket lampu hias taman model bunga, sasando, sepe dan kelapa serta pengadaan Sollar Cell sebanyak 550 buah. Selain itu ada juga peningkatan fasilitas pengelolaan persampahan berupa dua unit mobil penyapu jalan, satu unit mobil dump truk, satu unit mobil mini amroll serta rehabilitasi tempat pembuangan akhir.

Pemkot Kupang saat ini juga sudah melakukan peningkatan perekonomian, akses pelayanan perizinan dan penciptaan lapangan kerja melalui alokasi dana PEM sebesar Rp 37.341.000.000 dengan jumlah penerima hingga tahun 2019 sebanyak 16.749 penerima dan dana yang telah digulirkan mencapai Rp 102. 227 .650.

Upaya Pemkot Kupang dalam peningkatan kualitas diwujudkan melalui pemberian tunjangan profesi guru dan tunjangan tambahan penghasilan guru, pengadaan sarana dan pra sarana belajar. Pemkot Kupang juga telah membagi seragam sekolah kepada para siswa mulai dari TK, SD/MI hingga SMP/MTs dengan alokasi anggaran sebesar Rp 6.448.500.000 serta biaya transport bagi pendidik dan tenaga kependidikan tidak tetap dengan masa kerja lima tahun ke atas. Sementara, di bidang kesehatan Pemkot Kupang bekerja sama dengan BPJS telah mengintegrasikan peserta program JKD menjadi JKN-KIS untuk masyarakat Kota Kupang sebanyak 6.766 jiwa.

Untuk peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat, Pemkot Kupang telah menyalurkan BPNT (kini disebut program sembako nasional) kepada 14.408 KPM dan BPNTD kepada tiga ribu KPM serta bantuan raskin plus kepada 20.130 KPM.

Dalam rangka meningkatkan toleransi dan kerukunan suku, agama, ras dan antar golongan, diwujudkan melalui fasilitasi keberangkatan 250 orang calon jamaah haji dan serta pelaksanaan hari raya keagamaan semua agama di wilayah Kota Kupang.

Wali Kota juga menambahkan di tahun 2020 ini sejumlah program akan ditingkatkan seperti penambahan jumlah penerima bantuan sembako nasional menjadi 3.351 KPM sehingga totalnya menjadi 17.759 KPM, beasiswa bagi tiga ribu mahasiswa dan bantuan seragam serta peralatan sekolah berupa alat tulis, buku dan tas bagi 60 ribu siswa SD hingga SMP. Di tahun 2020 ini juga Pemkot Kupang akan memberi bantuan pembiayaan uang muka perumahan bagi 500 KK dan bantuan bedah 146 rumah.

Pemkot Kupang akan menambah 2.900 titik penerangan jalan umum (PJU) dan membangun enam taman, antara lain taman koridor tiga, taman perdamaian, taman revolusi mental, taman tagantong, Kupang square di LLBK dan wisata kuliner laut di depan Hotel Aston yang bersumber dari APBN.

Untuk ketersediaan air bersih di tahun ini akan dibangun instalasi sistem penyediaan air bersih di Kali Dendeng dengan anggaran Rp 167 miliar dari APBN. Pemkot Kupang juga telah mencanangkan Gerakan Kota Kupang menuju WTP tahun 2029 dan penerapan sistem manajemen mutu sertifikasi ISI 9001:2015 dimana pada tahun 2019 tiga perangkat daerah telah bersertifikasi antara lain Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, RSUD S. K. Lerik dan Sekretariat Daerah melalui Bagian Organisasi. Untuk tahun 2020, penerapan system manajemen mutu dilaksanakan pada lima perangkat daerah.

Pada tahun 2020 ini juga Pemkot Kupang akan memberikan bantuan sarana peribadatan lintas agama seperti sajadah, keranda dan karpet untuk masjid, jubah bagi Pendeta dan Pastor serta kasula dan sibor untuk misa. Selain itu juga telah dianggarkan bantuan biaya umroh dan ziarah ke tanah suci bagi pemuka agama.

Usai menyampaikan sambutan yang disiarkan secara virtual dan berdoa bersama, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang kemudian berpencar ke sejumlah lokasi untuk membagikan bantuan sebagai wujud berbagi rasa dengan rakyat sesuai tema yang diusung dalam peringatan hari ulang tahun yaitu "babagi rasa deng rakyat" berupa bantuan permakanan bagi anak yatim dan penyandang fasilitas luar asrama sebanyak 75 paket, bantuan dana pemenuhan kebutuhan dasar bagi 100 orang penyandang disabilitas berat di Kota Kupang, bantuan dan operasional bagi 15 lembaga kesejahteraan sosial anak (LKSA) di GMIT Agape Bonipoi, Panti Asuhan Sonaf Manekan Lasiana dan Panti Aushan Rosa Mystica Liliba serta bantuan paket sembako dan bingkisan kasih berupa nasi dos kepada 23 kepala keluarga pemulung di belakang RSUD S. K. Lerik.

Selain itu, bantuan yang diserahkan secara simbolis berupa alat pendukung liturgi peribadahan agama Islam, Protestan, Katholik dan Hindu di Paroki Katedral Kristus Raja, Paroki Santo Petrus TDM, GMIT Ebenheizer Oeba, Mesjid Nurul Mubin Namosain dan Pura Mandala Nantha Osmok. Bantuan berupa paket sembako, 100 paket ikan segar dan bibit sayur untuk 5 kelompok tani diserahkan kepada masyarakat secara simbolis di Kantor Lurah Naioni dan Fatukoa, selain itu juga diserahkan bingkisan kasih berupa nasi dos kepada 48 kepala keluarga atau 240 jiwa yang berlokasi di TPA Alak. (HumasKotaKupang)

Jefirstson Riwu Kore Terima Kunjungan Full Gospel dan Paguyuban Marga Tionghoa di Kota Kupang

Posted: 24 Apr 2020 06:42 AM PDT

Jefirstson Riwu Kore Terima Kunjungan Full Gospel dan Paguyuban Marga Tionghoa di Kota KupangKUPANG, LELEMUKU.COM - Walikota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M., M.H., menerima kunjungan Full Gospel Business Men's of Fellowship International (FGBMFI) Kota Kupang bersama Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Kupang di ruang kerja Wali Kota Kupang, Kamis (23/4).

Kunjungan ini dalam rangka menyerahkan secara simbolis bantuan bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 di Kota Kupang, terutama para janda, duda, buruh dan masyarakat yang benar membutuhkan. Hadir dalam kesempatan tersebut dari Leopoldo Anang (Ketua Panitia), Alain Niti Sutanto (Ketua PSMTI Kota Kupang), serta Yusak Benu dan Andree Hartanto dari FGBMFI NTT serta Sonny Tamara.

 kemanusiaan terkait Covid-19 ini berupa bantuan 600 paket sembako terdiri dari beras, mie instan, sabun mandi, minyak goreng, serta masker. Paket ini diserahkan secara simbolis kepada Wali Kota Kupang, kemudian distribusi kesetiap penerima akan dilaksanakan langsung oleh PSMTI dan FGBMFI NTT dengan lurah terkait. Dijadwalkan, penyerahan ke warga lansia akan dilaksanakan pada Jumat dan Sabtu besok. Panitia akan mendatangi setiap penerima di rumahnya, untuk memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran.

Leopoldo Anang, ketua panitia pelaksana bersama Yusack Benu menjelaskan bahwa untuk pendataan penerima bantuan, pihak panitia tidak bekerja sendiri melainkan melibatkan lurah sehingga mereka yang menerimanya pun tepat sasaran. Akan ada tim teknis yang mendistribusikan bantuan ini, sehingga diharapkan sedikit meringankan beban masyarakat. Bantuan akan diberikan dalam tiga tahap, tahap pertama 200 orang penerima yang seluruhnya lansia.

Dr. Jefri Riwu Kore menyampaikan terima kasih kepada FGBMFI Kota Kupang dan PSMTI Kota Kupang yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat Kota Kupang yang juga terkena dampak dari pandemi Covid-19 ini. Beliau mengatakan walaupun Pemerintah Kota Kupang telah menyiapkan dana cukup besar sekitar 50 miliar untuk penganggulangan, itupun belum mencukupi kebutuhan masyarakat Kota Kupang yang terdampak pandemi Covid-19 ini.

"Saya atas nama pribadi dan juga pemerintah Kota Kupang mengucapkan terima kasih atas dukungan luar biasa yang diberikan oleh FGBMFI dan PSMTI Kota Kupang. Teknis penyerahan ke setiap penerima yang membutuhkan akan ditentukan kemudian oleh panitia," tutup Wali Kota.

Selanjutnya Wali Kota Kupang juga menerima kunjungan dan penyerahan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) berupa kacamata medis Covid-19, masker NK95, masker tiga lapis dan Thermal Gun oleh ibu Agustina Adranacus dari Yayasan Yobel Jakarta yang diserahkan secara simbolis oleh bapak Meky Natun. (HumasKupang)

Klemen Tinal Minta Eltinus Omaleng Tutup Akses Transportasi Udara ke Mimika

Posted: 24 Apr 2020 06:42 AM PDT

Klemen Tinal Minta Eltinus Omaleng Tutup Akses Transportasi Udara ke MimikaJAYAPURA, LELEMUKU.COM - Pemerintah Provinsi Papua mengimbau Bupati Mimika, Eltinus Omaleng untuk segera menutup kembali akses transportasi udara demi memutus penyebaran pandemi virus corona atau Covid-19 di wilayahnya.

Hal demikian sebagaimana kesepakatan gubernur serta bupati dan walikota di Papua beberapa waktu lalu, terkait upaya penanggulangan penyebaran virus corona di Bumi Cenderawasih.

Demikian kata Wagub Klemen Tinal, dalam keterangan pers di Gedung Negara Dok V Atas Jayapura, Rabu (22/4/2020).

"Jadi, saya minta supaya mereka ini (Pemkab Mimika) yang terakhir (membuka akses penerbangan) dan segera mulai pakai aturan (yang disepakati bersama, yaitu menutup jalur penerbangan dan pelayaran," harap ia.

Masih dikatakan Wagub, pandemi corona yang terjadi saat ini sudah menjadi bencana tingkat nasional.  Artinya semua kabupaten kewenangan dalam upaya penanggulangan Covid-19, ditarik setingkat keatas sehingga dikendalikan oleh pemerintah provinsi.

Dengan demikian, setiap kebijakan yang disepakati bersama wajib untuk dipatuhi, termasuk penutupan jalur transportasi udara dan laut.

"Bahkan kalau memang ada hal-hal yang darurat pun di kabupaten, jangankan di Mimika, kabupaten mana saja mereka harus minta izin ke provinsi sebagai wakil pemerintah pusat," tegasnya.

Diketahui, akses penerbangan dari dan ke BandaraMozes Kilangin Timika, Kabupaten Mimika, kembali dibuka sebagaimana keputusan kepala daerah setempat.

Dimana untuk penerbangan kargo dan penumpang dari dan ke Timika dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia, dilaporkan sekitar 100 sudah tiba di kabupaten itu pada Selasa (21/4/2020).

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua Muhammad Musa'ad yang ditemui wartawan menyebut pembukaan akses penerbangan oleh Pemda Mimika dilakukan secara sepihak dan tanpa berkoordinasi dengan Pemprov Papua.

Padahal seluruh bupati dan walikota telah sama-sama sepakat untuk menutup akses penerbangan dan pelayaran, guna memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19. (DiskominfoPapua)

Christian Sohilait Luncurkan Buku Saku Anak Papua Terkait COVID-19 dengan Bahasa Lokal

Posted: 24 Apr 2020 06:42 AM PDT

Christian Sohilait Luncurkan Buku Saku Anak Papua Terkait COVID-19 dengan Bahasa LokalJAYAPURA, LELEMUKU.COM - Pemerintah Provinsi Papua resmi melalui Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) resmi meluncurkan buku Saku Anak Papua Sehat Covid-19 atau virus corona dengan bahasa lokal.

Buku - buku tersebut dipastikan bakal disebar ke daerah - daerah yang tidak terjangkau oleh perangkat televisi, radio bahkan jaringan internet.

Kepala DPPAD Papua Christian Sohilait berharap kehadiran buku saku tersebut dapat membantu anak bahkan orang tua, memahami bagaimana penyebaran, gejala serta hal terkait lainnya mengenai virus corona.

"Intinya buku ini dirancang sedemikian rupa, dengan gaya maupun bahasa lokal Papua sehingga kita yakin bisa memberikan pemahaman kepada anak - anak di bumi cenderawasih terkait penyebaran Covid-19," jelas dia disela-sela peluncuran buku saku itu, Selasa (21/4/2020).

Ia tambahkan, untuk langkah awal sebanyak 4.000 buku itu akan langsung disebar di empat kabupaten, masing-masing 1.000 eksemplar.

Keempat kabupaten itu, yakni Jayawijaya, Lanny Jaya, Tolikara dan Kabupaten Yalimo.

"Kenapa empat kabupaten ini dulu sebab jaringan internet disana kurang baik ssehingga anak-anak akan sulit mendapat pembelajaran dalam situasi seperti saat ini (covid-19)".

"Makanya kita akan dahulukan daerah sulit internet, sebab bagi wilayah yang aksesnya lancar bisa langsung mendownload pada website DPPAD Papua," ujarnya.

Ditempat yang sama, Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua, Muhammad Musa'ad mengharapkan kehadiran buku saku dapat mempermudah anak - anak di bumi cenderawasih dalam mengenal virus Corona.

"Sehingga mereka bisa mengantisipasi, mencegah melalui metode sederhana seperti cuci tangan untuk terhindar dari virus corona," ucapnya.

Musa'ad menilai penerbitan buku saku tersebut merupakan langkah maju untuk tujuan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Ini satu hal yang positif yang harus kita berikan apresiasi karena tidak semua wilayah di Papua ini bisa di jangkauan oleh TV, radio dan Internet."

"Sehingga sangat baik bila buku-buku ini disebar ke pelosok-pelosok yang ada di Papua," pungkasnya. (DiskominfoPapua)

Muhammad Musa’ad Ungkap Pembukaan Akses Penerbangan di Mimika Belum Koordinasi Dengan Pemprov

Posted: 24 Apr 2020 06:42 AM PDT

Muhammad Musa'ad Ungkap Pembukaan Akses Penerbangan di Mimika Belum Koordinasi Dengan PemprovJAYAPURA, LELEMUKU.COM - Akses penerbangan dari dan ke Bandara Mozes Kilangin Timika, Kabupaten Mimika, kembali dibuka sebagaimana keputusan kepala daerah setempat.

Dimana untuk penerbangan kargo dan penumpang dari dan ke Timika dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia, dilaporkan sekitar 100 sudah tiba di kabupaten itu pada Selasa (21/4/2020).

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua Muhammad Musa'ad yang ditemui wartawan menyebut pembukaan akses penerbangan oleh Pemda Mimika dilakukan secara sepihak dan tanpa berkoordinasi dengan Pemprov Papua.

Padahal seluruh bupati dan walikota telah sama-sama sepakat untuk menutup akses penerbangan dan pelayaran, guna memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19. 

"Kabupaten Mimika buka akses penerbangan belum koordinasi dengan Pemprov. Makanya tadi kita sudah koordinasi dengan semua kabupaten, agar Papua ini menjadi satu kesatuan dan semua pemerintahan tidak mengambil kebijakan sendiri".

"Sebaliknya, harus berkoordinasi sebab Pemprov Papua kan selama ini selalu mensuport (mendukung) pemerintah kabupaten dan kota. Terutama yang sudah terpapar virus corona," terang Musa'ad Selasa.

Ia lagi-lagi mengingat bupati dan walikota agar tidak keluar dari kesepakatan penutupan bandara dan pelayaran. Sebab salah melangkah maka upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona, tidak dapat berjalan sesuai yang diharapkan

"Sekali lagi saya minta bupati dan walikota se Papua kita satu komando. Sehingga kalau ada kesepakatan bersama, maka kabupaten dan kota harus patuh serta melaksanakannya dengan sepenuh hati," tutupnya. (DiskominfoPapua)